Langsung ke konten utama

Postingan

Berulang Kali

Berulang kali ku melawan akal sehatku Padahal ku tau itu pasti buruk buatku Tapi aku telah terlanjur merasakan perih dihatiku Hingga aku merasa tak sanggup untuk membenahi kesalahanku  Citra Riskya Pradana 11/12/2016

Tresna

Nalika aku ngerti Awakmu tresna wong liya Aku ngerasa Jiwa raga Ancur lebur Sing tak pikiri mung kowe siji Nganti aku lali marang tresna sing abadi  Ketika ku tahu Kau mencintai orang lain Aku merasa Jiwa dan raga  Hancur lebur yang ku pikirkan Hanya kau seorang  sampai aku lupa pada cinta yang abadi  Citra Riskya Pradana  2016

Diamku

Diam bukan berarti tak tahu Diam b ukan berarti tak mengerti Diam b ukan berarti tak peduli Diam b ukan maksud tuk hancurkan hati Diam k arena ku tak tahu, h arus bagaimana lagi.. Citra Riskya Pradana 13/08/2016

Sejauh Mata Memandang

Kau datang begitu saja.. Memaksaku tuk terjatuh jauh dalam hatimu.. Kau membuatku terpana Kerlingan matamu, bercahaya terang Bunga-bunga mekar dalam hati.. Melayang ku di udara, melupakan-Mu.. Ku terbangun, sungguh ku telah lupa.. Akan Cinta yang abadi Sejauh mata memandang, membuatku terjatuh dan sungguh tega.. Kau tak membangkitkanku kembali.. Dalam jurang cinta..  Citra Riskya Pradana  2012  

Permainan Tradisional Ampar-Ampar Pisang

Sejarah Lagu              Tentang lagu ampar ampar pisang ini pada awalnya dinyanyikan secara iseng saat masyarakat kalimantan selatan membuat sebuah kue/makanan yang terbuat dari pisang. Makanan ini bernama rimpi. Cara membuat makanan ini adalah dengan cara pisang di diampar (disusun) kemudian dibiarkan hingga hampir matang mendekati busuk. Setelah itu pisang dijemur diampar(disusun) di bawah sinar matahari sampai kira kira pisang mengeras dan mengeluarkan bau manis yang sangat khas.              Isi dari lagu ampar-ampar pisang menceritakan tentang pisang yang diampar dan dikerubuti binatang kecil kecil bisa terbang yang senang dgn aroma pisang. Binatang ini dikenal masyarakat kalimantan dengan nama bari bari. Pada akhir lagu di ceritakan tentang binatang yang ditakuti anak kecil zaman dulu (lihat kata "dikitip bidawang") yang artinya digigit biawak. Konon, kata d...

Sinopsis Novel Jawa

Ratu Mahadanta Ahmad Syukur Kocapa ing jaman kuna ana alas gung liwang-liwung, arane yaiku alas Bahuwreksa. Ing alas iku ana wit waringin. Wit waringin kuwi dienggoni kethek sing cacahe ana telung atusan. Kaya dhene manungsa, ing kana dianake tatanan nagara. Mula wit waringin lan panggonan sakubenge kono dijenengake nagara Wanarapraja. Ing nagara iku mesti ana Ratu sing mrentah praja, dadi ing nagara Wanarapraja uga ana Ratu kanggo ngatur uripe para kethek.   Ratu kuwi dipilih jalaran saka kapinteran lan sastrane. Ing nagara Wanarapraja sing dadi Ratu yaiku Mahadanta. Mahadanta olehe marentah praja dibantu dening kethek papat, sebutane Juru, yaiku Juru Boga, Juru Baya, Juru Usada lan Juru Susila. Panggaweane Juru Boga kuwi manggedheni kethek kang kuwajibane golek pangan. Yen wis padha oleh pangan banjur diladekake marang Juru Boga. Sing oleh panganan paling akeh dewe Mahadanta, banjur para lurah, bekel lan prabot. Saturahane didum para kethek cilik. Juru Baya kuwi panggawe...

Kisah Seorang Anak Yang Membeli Ice Cream

Pada sekitar tahun 1930-an, ada sebuah kisah yang sangat menginspirasi, yaitu kisah seorang anak berumur 10 tahun yang ingin membeli ice cream untuk dirinya. Siang itu, si anak mendatangi sebuah kedai minuman dan langsung duduk di salah satu tempat di dalam kedai itu. Lalu seorang pelayan menghampirinya dan meletakkan gelas air minum di depan si anak. Hari itu si anak ingin sekali makan ice cream favorite nya yaitu ice cream sundae. Lalu ia bertanya kepada si pelayan tadi “mba, berapa harga satu porsi ice cream sundae?”. Lalu si pelayan dengan cepat menjawab ” harganya 50 sen dik”. Si anak kemudian mulai merogoh kantung celananya dan mengeluarkan semua uang koin yang ada di dalam kantung celananya itu dengan perlahan, dan menghitung uangnya dengan hati-hati. Sepertinya si anak menyadari bahwa uang nya tidak cukup untuk membeli ice cream sundae karena kemudian dia bertanya lagi pada si pelayan “kalau ice cream yang biasa saja harganya berapa mba?”. Pada saat itu sudah banyak pengunju...